Tampilkan postingan dengan label Facebook. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Facebook. Tampilkan semua postingan

Jangan Buru-buru Mulai Bisnis Online Jika Belum Punya 5 Modal Ini


Jangan Buru-buru Mulai Bisnis Online Jika Belum Punya 5 Modal Ini

Kali ini saya akan berbagi cerita ketika saya memutuskan untuk mulai bisnis online. Bisnis online saya pilih sebab bisnis ini menurut saya cocok dijalankan oleh siapa saja.
Di Kampung saya sendiri, emak-emak modal hp sama facebook saja banyak yang sudah bisa dapat hasil dengan bisnis online. Mereka pada rajin jualan produk lewat online bermodalkan hp dengan media online facebook.
Bisnis online terbukti banyak menciptakan orang-orang muda yang bisa hidup berkecukupan bahkan hidup mewah. Tapi dibalik itu semua, ada beberapa hal yang perlu Anda siapkan jika ingin bisnis onlinenya menghasilkan.
Dibawah ini, menurut saya ada 5 Modal yang harus Anda miliki dulu sebelum mulai bisnis online:
1. Mengetahui produk yang dibutuhkan Banyak orang
2. Mengetahui bagaimana mendapatkan produk yang dibutuhkan orang
3. Mengetahui bagaimana menjual produk ke orang yang membutuhkan
4. Mengetahui media yang tepat untuk promosi produk yang mau dijual
5. Mengetahui kemana harus minta bantuan ketika ada kesulitan dalam bisnis online (Ada mentor)
Modal bisnis online tersebut diatas menurut saya perlu Anda miliki dulu. Jika Anda mau bisnis online tapi produk yang kira-kira dibutuhkan banyak orang saja Anda belum tahu, maka jangan dulu mulai bisnis online.
Jika mulai bisnis online hanya bermodalkan “Kira-kira”,maka hasil yang didapatkan biasanya kurang maksimal.

Gunakan pixel untuk retargeting


Gunakan pixel untuk retargeting

Pixel Facebook adalah tool analytic yang bisa membantu Anda mengukur efektivitas dari iklan Anda.

Anda bisa menggunakan pixel untuk memahami bagaimana perilaku orang yang mengunjungi website Anda dan menjangkau audiens yang Anda inginkan.

Anda bisa menggunakan pixel untuk :

Memastikan iklan Anda ditunjukan ke orang yang tepat, agar iklan berhasil
Membangun audiens khusus untuk iklan
Menggunakan tools iklan tambahan dari Facebook
Untuk memasang pixel, Anda bisa meletakkan kode pixel di bagian header dari website Anda.

Ketika seseorang mengunjungi website Anda dan melakukan sebuah tindakan (seperti menyelesaikan pembelian/purchase), maka pixel Facebook akan menyala / ke-trigger dan melaporkan tindakan pembelian ini.

Dengan begitu, Anda akan tahu ketika pengunjung website Anda melakukan tindakan tertentu dan Anda bisa menjangkau pengunjung Anda tersebut kembali di kemudian hari.

Ketika Anda beriklan dan menargetkan audiens yang sudah pernah mampir ke halaman web Anda, itu dinamakan retargeting.

Retargeting penting karena Anda harus tahu bahwa rata-rata orang tidak membeli di hari pertama mereka melihat iklan Anda.

Mereka harus diingatkan terus menerus dan biasanya baru akan membeli di hari ke 5,6,7 atau bahkan lebih tergantung dari customer journey Anda.

Akan sangat disayangkan jika Anda menjalankan kampanye iklan, sudah spend banyak terutama dan tidak melakukan iklan retargeting.

Don't leave money on the table. Do retargeting!

Semoga bermanfaat!

Daftar negara yang harga iklan FBnya murah meriah


Daftar negara yang harga iklan FBnya murah meriah

Mau tahu negara-negara tujuan iklan FaceBook mana saja yang masih murah? Bukan USA pastinya! Hehe.. 
Beberapa hal yang perlu Anda ketahui:

Gunakan negara-negara ini sebagai tujuan iklan Anda jika Anda ingin meningkatkan likers Fanpage dengan murah dan cepat.
Biasanya dengan menggabungkan semua daftar negara ini dalam 1 adset bisa mendapatkan hasil yang bagus. Tapi terkadang butuh dipisah menjadi beberapa adset.

Kenapa bisa murah? Karena kompetisi yang rendah. Artinya tidak banyak orang iklan ke sana.
Right column sidebar bisa menjadi placement yang oke dan harus Anda coba karena tingkat kompetisi pastinya lebih rendah daripada newsfeed. But still, harus di tes.

Daftar negara murah untuk dijadikan sebagai negara tujuan iklan FACEBOOK:

  • Thailand
  • Trinidad and Tobago
  • India
  • Algeria
  • Pakistan
  • Ghana
  • Nigeria
  • Romania
  • Mexico
  • Philippines
  • Bangladesh
  • Egypt
  • Liberia
  • South Africa
  • Poland
  • Turkey
  • Brazil
  • Kenya
  • Cameroon
  • Malaysia
  • Uganda
  • Zimbabwe
  • Sierra Leone
  • Tanzania
  • Eropa

  • Ukraine
  • Bulgaria
  • Kazakhstan
  • Albania
  • Moldova
  • Turkey
  • Bosnia
  • Macedonia
  • Serbia
  • Montenegro
  • Georgia
  • Romania
  • Negara Mayoritas Muslim
  • Indonesia
  • Tunisia
  • Algeria
  • Egypt
  • Malaysia
  • Pakistan
Semoga bermanfaat!

3 elemen dari berhasilnya iklan di Facebook


3 elemen dari berhasilnya iklan di Facebook

saya akan membahas 3 elemen keberhasilan sebuah iklan.

Sebenarnya tidak hanya di Facebook saja, tapi berlaku untuk semua jenis iklan :)

1. Audiens

Jika di Facebook Ads, audiens ada di bagian adset.

Anda tentunya harus memahami siapa dulu calon customer ideal Anda.

Apa kebiasaan mereka, berapa rentang usia mereka, jenis kelamin, apa yang mereka sukai, dan lain sebagainya.

Semakin detail semakin baik karena Anda tidak akan berhasil jika iklan Anda nyasar kemana-mana.

Budget Anda akan terkuras habis sia-sia!

2. Adcopy dan image

Ad copy maksudnya adalah copywriting atau bahasa penawaran yang Anda gunakan di iklan Anda.

Bagaimana cara membuat bahasa penawaran yang menarik.

Selain itu, image atau gambar yang digunakan sebagai bahan iklan Anda juga sangat penting.

Bahkan saya sering split test iklan dengan variabel gambar 1, gambar 2, gambar 3 dst.

Apa itu split test? Saya bahas di email berikutnya ya.

3. Produk

Sebuah produk yang bagus bisa menyelamatkan adcopy yang jelek. Ya, Anda tidak salah baca.

Percuma jika penawaran Anda sudah heboh dan gila tapi produk Anda cacat.

Beda halnya jika produk Anda keren, unik dan sangat bermanfaat tetap akan bisa laku jika disandingkan dengan adcopy dan image yang biasa-biasa saja.

Produk itu penting!

Bidding, schedule dan budget

Bidding di dalam Facebook Ads tidak jauh berbeda dengan istilah yang kita kenal dengan penawaran pada umumnya.

Ketika kita menjalankan sebuah campaign dengan Facebook Ads, maka kita sebenarnya sedang ikut serta dalam auction (lelang) dan kita melakukan yang namanya bidding.

Bidding di Facebook Ads sendiri terbagi 2 :

1. Automatic Bid 
2. Manual Bid

Automatic Bid artinya Facebook akan mengoptimalkan iklan Anda dengan penawaran yang cocok di harga serendah mungkin. Harga yang akan 'deal' atau yang akan Anda dapatkan nantinya tergantung dari berbagai variabel tentunya mulai dari tingkat kompetisi pasar, seberapa menariknya iklan Anda dll.

Manual Bid artinya Anda memerintahkan Facebook untuk menerima penawaran Anda di harga yang Anda inginkan. (seberapa Anda mau membayar untuk sebuah result)

Fitur schedule di Facebook sendiri bisa Anda manfaatkan untuk mengatur kapan iklan Anda mau ditayangkan / mau diberhentikan.

Sedangkan budget adalah anggaran iklan Anda.

Budget sendiri terbagi menjadi daily budget dan lifetime budget.

Daily budget : anggaran harian, Facebook hanya akan menghabiskan kurang lebih sebesar yang Anda anggarkan tiap harinya.

Lifetime budget : anggaran seumur hidup, Facebook akan mengoptimasi spending iklan Anda hingga nominal yang Anda tentukan. Spending setiap harinya akan berbeda karena Anda memberikan Facebook ruang untuk spend budget Anda. Gunakan pixel untuk retargeting



Apa itu Relevance Score dan Bagaimana Meningkatkannya?

Apa itu Relevance Score dan Bagaimana Meningkatkannya?

Relevance score merupakan salah satu metrik yang cukup penting untuk diabaikan di dalam beriklan menggunakan Facebook Ads.

Facebook selalu mengedepankan user experience / pengalaman pengguna Facebook itu sendiri maka Facebook selalu mencoba menampilkan iklan yang tepat pada audiens yang tepat.

Relevansi iklan dengan target audiens sangat menentukan bagaimana Facebook menampilkan iklan Anda.



Bagaimana relevance score bekerja?

Relevance score dihitung dari positive feedback dan negative feedback dari iklan yang disajikan ke target audiens.

Semakin banyak interaksi positif yang diterima iklan tersebut, maka relevance score akan semakin tinggi.

Lalu apa saja yang dimaksud dengan interaksi positif?

Bermacam-macam tergantung dari objektif kampanye iklan Anda misalkan konversi, video view dan lain sebagainya.

Semakin sering iklan Anda disembunyikan atau dilaporkan oleh target audiens Anda, maka skor relevance ini akan semakin rendah.

Relevance score diberi nilai 1-10 yang dimana 10 adalah nilai paling tinggi.

Skor akan diupdate seiiring dengan interaksi dan feedback yang didapatkan oleh iklan tersebut.

Tips : Jika Anda ingin menjangkau sebanyak mungkin orang dengan mengesampingkan relevance score, Anda bisa mencoba objektif kampanye di bagian brand awareness karena objektif di brand awareness lebih difokuskan untuk menjangkau orang daripada 'mencari' orang untuk melakukan suatu tindakan seperti konversi, video views dan lain-lain.

Kenapa relevance score penting?

Relevance score bisa Anda manfaatkan sebagai berikut :

1. Memperluas jangkauan iklan Anda karena semakin tinggi relevance score, maka akan berimbas ke biaya jangkauan Anda / CPM.

2. Testing ad creative untuk menentukan creative seperti apa yang lebih bisa diterima oleh target audiens Anda.

3. Mengoptimasi campaign yang sedang berjalan. Jika relevance score Anda semakin hari semakin menurun, itu tandanya Anda sudah harus mengganti targeting Anda, produk Anda atau ad creative Anda.

Semoga bermanfaat



Personal profile Facebook vs Fanpage


Personal profile Facebook vs Fanpage

Lebih baik jualan menggunakan personal profile?
Atau saya harus membuat Fanpage?

saya ingin menjelaskan dulu apa itu personal profile dan apa itu fanpage.

Personal profile adalah profil pribadi akun Facebook kita.

Akun yang biasanya kita gunakan untuk berinteraksi langsung dengan teman-teman di Facebook, bisa add friend, bisa unfriend, bisa gabung grup dan lain-lain.

Jikalau fanpage, itu adalah halaman khusus dengan berbagai kategori yang sudah disediakan Facebook untuk kita sesuai kebutuhan.

Apakah mau digunakan untuk branding, untuk jualan (sebagai toko online), untuk blogging, untuk website dan lain-lain.

Jelasnya bisa baca di forum materi ya. Lengkap dijelaskan mulai dari cara bikin fanpage sampai cara mengelolanya.

Lalu kalau mau jualan bagusnya dimana? Personal profile atau fanpage?

Dua-duanya bisa namun strategi yang digunakan haruslah berbeda.

Jika Anda jualan menggunakan akun personal, maka Anda harus "manusiawi". Ingat, orang tidak suka dijuali.

Jadi sebelum Anda jualan menggunakan akun pribadi, perbanyak dulu sharing dan interaksi dengan teman-teman Facebook Anda.

Jika Anda menggunakan fanpage, silahkan beriklan dengan FB Ads untuk mendapatkan hasil yang lebih cepat.

Yang saya suka dari Facebook Advertising

Seperti yang Anda tahu, sumber traffik (baca: pengunjung) untuk toko online Anda itu bisa banyak sekali.

SEO, Social Media (organik), Paid traffic / traffik berbayar seperti Facebook Ads, Google Adwords, Linked-in Ads dan lain-lain.

Saya sendiri banyak menggunakan Facebook Ads sebagai channel marketing saya.

Bukan tanpa alasan kenapa sampai sekarang Facebook masih menjadi primadona buat saya :D

Kita kupas yuk!

1. Tepat sasaran

Dengan FB Ads, Anda bisa beriklan ke calon customer 'impian' Anda. Mau berdasarkan jenis kelamin, berdasarkan rentang usia, tingkat pendidikan bahkan statusnya yang masih jomblo pun bisa. #AHA

2. Murah

Dibandingkan dengan media pemasaran konvensional lainnya, FB Ads termasuk sangat murah.

Coba Anda cari tahu berapa biaya yang dibutuhkan untuk sekali pasang iklan di media cetak.

Bahkan dengan 20ribu sehari saja Anda bisa mulai beriklan di Facebook dan bisa menjangkau lebih dari 2000 orang! WOW!

3. Dapat feedback berupa data

Di FB Ads tidak ada istilah rugi karena Anda mendapatkan data sekalipun belum terjadi penjualan ketika Anda beriklan.

Dari data itu Anda bisa evaluasi kinerja iklan Anda, bisa Anda gunakan untuk kebutuhan menjalankan kampanye berikutnya dsb.

4. Mudah untuk discale-up

Ketika Anda menemukan kampanye yang profit, Anda bisa menscale-up atau meningkatkan jumlah transaksi Anda dengan mudah.

Daya ungkit di Facebook sendiri terbilang sangat tinggi.



Facebook untuk bisnis Anda


Facebook untuk bisnis Anda

Facebook marketing pada dasarnya terbagi jadi 2 : Organic dan Paid.

Organic artinya Anda mengandalkan traffik gratisan yang bukan dari iklan.

Sedangkan paid traffic adalah kebalikannya, traffik yang berbayar atau yang sering disebut dengan Facebook Advertising / Facebook Ads.

Di dalam forum materi diajarkan cara gratisan dan cara berbayar.

Terserah Anda mau menjalankan yang mana, disarankan jalankan 2-2nya karena masih berada dalam 1 platform hanya saja strategi yang berbeda.

Lalu kenapa harus menggunakan Facebook untuk bisnis?

1. Pengguna aktif hampir mencapai 2 Milyar pengguna di seluruh dunia

2. Rata-rata pengguna menghabiskan 55 menit setiap harinya di Facebook

3. 1 dari setiap 7 orang di muka bumi ini adalah pengguna Facebook!

4. Tingkat konversi Facebook paling tinggi dibandingkan traffik dari sosial media lainnya.

5. Facebook advertising memungkinkan untuk pemasaran yang sangat tepat sasaran, efisien dan efektif.

Oke, sedikit pemahaman tentang kenapa harus Facebook.


Jadi mana yang lebih bagus? mana yang lebih cocok buat bisnis Anda?

Yuk kita bahas masing-masing kelebihan dan kekurangannya 




Lihat gambar perbandingan di atas.

Kesimpulannya, jika Anda datangin traffik yang organik tanpa iklan, pastinya biaya lebih sedikit, namun butuh waktu yang lama.

Akan tetapi loyalitas calon pelanggan Anda biasanya akan lebih tinggi.

Untuk jumlah traffik pun biasanya lebih sedikit dibandingkan jika Anda beriklan dan untuk scale-up bisnis Anda tidak semudah menggunakan iklan berbayar.

Got it?

Ada pro, ada cons.


Silahkan mulai dari yang gratisan jika Anda seorang pemula biar dapet 'feel'nya dulu di channel pemasaran yang Anda gunakan. 


Pentingnya Targeting Facebook Ads


Dalam Facebook Ads, Targeting merupakan salah satu hal yang penting dan wajib dikuasai oleh Anda saat ingin terjun dalam dunia Facebook Ads.

Karena jika kita gagal dalam melakukan proses targeting, maka kita gagal melakukan input data terbaik kepada Facebook dan berakibat pada buruknya campaign yang kita jalankan.

Cara umum yang biasa dilakukan untuk menentukan targeting adalah dengan membidik target audience dengan sangat spesifik, berdasarkan demography, geography, timing, behaviour, dan connection.


> Demography : Usia, jenis kelamin, & pendidikan

> Geography: lokasi (negara, kota besar, jangkauan mil)

> Timing: hari dan jam berapa iklan anda aktif

> Behaviour: pengguna mobile, tablet, smartphone, wifi based, dll


Sebelum Anda beriklan, pastikan dulu Anda memahami persona dari market Anda.

Misalkan Anda ingin menjual hijab, maka Anda menentukan target Anda seperti ini:


> Usia: 18 - 40 (usia yang diperkirakan tertarik dan sanggup untuk membeli)

> Gender: Wanita

> Agama : Islam

> Geography : Jakarta, Bandung, Surabaya, & Yogyakarta

> Behavior : Pengguna mobile Android & iOs


Dan lebih lanjut lagi Anda bisa browsing bagaimana karakter target market Anda, agar mendapatkan pandangan yang lebih luas, Anda perlu menanyakan pada diri Anda sendiri seperti:


> Target Audience Anda biasanya tertarik dengan hal apa?

> Jika dia menginginkan produk seperti yang Anda jual, biasanya mereka mengunjungi website apa? atau brand apa?

> Topik seperti apa yang berhubungan dengan produk yang Anda jual?

> Apa saja profesi mereka?

> Mereka tertarik dengan film apa?

> Barang apa yang mereka butuhkan sebagai pelengkap produk Anda?


Dari pertanyaan – pertanyaan diatas, Anda akan mendapatkan gambaran lebih luas tentang target audience Anda sehingga ketika memasang iklan, Anda dapat membidik jangkauan yang cukup spesifik. Hal ini penting untuk menghemat biaya beriklan Anda.

Setelah mendapatkan data persona research, Saatnya Anda mempersiapkan copywriting, gambar, atau video yang bisa membuat mereka "berhenti" saat scroll timeline dan melihat iklan Anda secara utuh.

Mindset ngiklan di Facebook Ads


Mungkin Anda pernah membaca sharing saya sebelumnya, dengan menggunakan Facebook, omset saya meningkat drastis berlipat-lipat lebih banyak dari sebelumnya. Tapi Anda perlu memahami, sebelum menyampai titik itu ada proses yang saya lalui, trial error dan bertanya ke beberapa guru.

Oleh karena itu, sebelum Anda terjun menggunakan Facebook Ads, ada beberapa mindset yang perlu ditanamkan dalam benak Anda, agar tidak menyerah begitu saja di pertengahan jalan perjuangan.


1. This is Paid Traffic

Jika selama ini Anda menggunakan free traffic dengan Facebook organic, atau marketplace dan instagram dengan cara gratisan, maka saya mengingatkan bahwa Facebook ini adalah traffic berbayar. Anda harus menyiapkan budget khusus untuk beriklan.

Dan tidak ada iklan yang gagal, karena misalkan diawal Anda tidak mendapatkan closing, tapi Anda mendapatkan data untuk dipelajari dan dievaluasi. Karena beriklan berarti berinvestasi, Anda akan banyak belajar disini dalam membaca data.

saya sering mengistilahkan proses ini seperti ini:

advertising => investing => learning => earning


Tidak ada hal yang instan, semakin matang proses Anda, maka semakin besar hasil yang Anda dapatkan, tidak ada yang sia-sia karena hasil tidak akan mengkhianati sebuah proses.


2. Investasi Waktu & Tenaga

Disamping menginvestasikan dana, Anda juga wajib hukumnya menyempatkan waktu setiap hari untuk memantau efektifiktas iklan yang Anda jalankan.Akan banyak split test yang dijalankan, dari situ Anda akan banyak belajar tentang copywriting, angle iklan, targeting market, produk yang baik dan lain sebagainya.

Semakin fokus Anda di Facebook Ads, semakin terlatiih skill Anda dalam banyak hal, dan itu adalah investasi termahal berupa "ilmu." Seperti layaknya berenang, Untuk jago berenang Anda perlu sedikit teori, tapi 90% perbanyak di praktek. Karena teori tanpa praktek tidak akan membuat Anda lihai dalam berenang.


3. Apa yang diinginkan Market Anda

Berpikirlah sebagai "market", agar Anda bisa memahami apa yang mereka inginkan, bukan apa yang Anda inginkan. Karena sering kali ego kita menguasai diri dan berasumsi suatu produk akan laku, tanpa memposisikan diri sebagai calon customer.

Petakanlah siapa market Anda, targeting Facebook Ads anda, seperti apa karakteristik mereka, produk seperti apa yang mereka inginkan, dan dari sisi mana kita bisa membuat angle copywriting yang tepat. Dengan sedikit riset seperti ini akan membuahkan hasil yang jauh berbeda dibandingkan dengan asumsi pribadi.


4. Facebook Ads Hanyalah Satu Chanel Promosi

saya dulu pernah terjebak terlalu fanatik dengan twitter yang pada akhirnya sedikit menenggelamkan saya dalam kenyamanan dan saat trend turun, bisnis saya pun ikut turun. Dan hal ini tidak akan saya ulangi dua kali.

Oleh sebab itu saya wanti-wanti kepada Anda untuk tidak fanatik pada satu chanel saja. Bayangkan jika suatu saat dimana Anda menggantungkan sepenuhnya bisnis Anda hanya dari satu sumber trafik saja dan tiba-tiba seluruh akses Anda ke trafik tersebut di tutup sepihak

Kumpulkan database customer berupa email dan nomor handphone, agar Anda memiliki pegangan pasti jika traffic Anda tertutup karena satu dan lain hal. Database customer sangatlah penting!


5. Data adalah Aset

Jika di dunia offline tanah dan rumah mungkin berfungsi sebagai aset, di Facebook Ads ini, data adalah aset yang berharga.Aset paling berharga yang bisa Anda rasakan langsung manfaatnya setelah Anda 'membakar' duit adalah data.

Data bisa berupa pixels dan semua metriks yang ditampilkan di dashboard Facebook Ads Anda.

Dari data yang diperoleh Anda bisa melakukan analisa dan kemudian melakukan improvements terus menerus agar campaign Anda bisa bergerak ke ROI yang positif.

Those numbers in dashboard are treasures!